10:42:00 PM Valencia Ng 0 Comments

Ting!
Bunyi dari komputermu ketika menerima pesan elektronik dariku
1... 2... dan kamu menghitung mundur
hingga 10 menit sebelum akhirnya kamu membalasnya
"Hi juga", jawabmu malas
Entah sungguhan malas, atau berusaha untuk terlihat malas, 
Sungguh, aku sama sekali tidak tahu. 
Dalam otakmu, 
kau sungguh yakin aku akan memulai dengan basa-basi seperti biasa
"Apa kabar", dilanjutkan "lagi apa?", dan bla bla bla 
Kamu berharap untuk seterusnya saja terlihat tidak tampak di chat list milikku. 

Tetapi tidak 
Aku memulai dengan ............... "Mau main suatu permainan?"
Ekspresi bingung tergantung di wajahmu, persis seperti yang kuhafal 
Walaupun kita terpisah 1000 jengkal, dan jarum waktu kita tidak sepaham
Di benakku, terbayang jelas hidungmu yang mengerut dan alismu yang naik satu. 
"Main apa?" pikiranmu mencoba membayangkan segala jenis permainan yang bisa dimainkan lintas tempat dan waktu.
"Begini," ujarku seperti guru tk mengajari muridnya pada hari pertama 
"Berikan satu pertanyaan untukku dan aku akan memberikan satu pertanyaan untukmu. 
Harus dijawab. Jujur, sejujur-jujurnya." 
Kamu ingin bilang tidak, aku tahu itu. 
Kamu takut, dengan apapun yang bisa aku tanyakan. 
Tanpa memberikan waktu untuk berpikir, aku pun berkata
"Ayo, kamu duluan."
"No idea, sebenarnya"
"Uuuh. Really? Well.... berarti giliran aku ya...."
Sebelum kamu sempat bilang tidak, bunyi itu terdengar lagi

Ting!
Dan kini kamu membacanya ... pelan... 
"Why do you hate me so much?" 

Segala argumen yang kamu siapkan (ya, seperti biasa..)
hilang seketika. Semua penjelasan, semua penyangkalan 
semuanya sudah tidak ada, digantikan oleh satu pertanyaan
yang ingin kau tanyakan dan kini tergantung di otakmu : 
"Why do you love me so much ?"

0 comments:

Tell me anything