lembayung.

10:57:00 PM Valencia Ng 0 Comments

kepada biru,

kau pernah berkata bahwa kau sungguh mudah dilupakan. bagiku tidak. kau ada dimana-mana. kemanapun aku pergi, aku melihatmu. kemanapun aku bersembunyi dari bayangmu, kau ada. seakan - akan kau tak rela dirimu terhapus dari benakku. dan aku mulai lelah bermain petak umpet bersamamu. ketika aku keluar rumah, yang pertama ku lihat adalah langitmu, yang luas.... luas sekali. seakan - akan, kemanapun aku melangkah, aku dinaungi dirimu. dan aku merasa aman bersamamu, tetapi tidak aman darimu. dapatkah kau mengerti?

dan ketika aku menghabiskan musim panas kali ini tanpamu. sekali lagi terlewat tanpa dirimu. aku kembali ke rumah kita dulu, ke laut, tempat kita terakhir bertemu. berharap seinci demi seinci dapat lebih dekat denganmu. entahlah, mungkin habitat kita ini dapat menyampaikan pesanku padamu. mungkin saja. seperti pesan dalam botol yang aku kirim. hanya untukmu. atau mungkin saja tulisanku hanyalah angan kosong belaka, sampah di ujung muara. aku tak mengerti, dan tak ingin mengerti. 

aku tak bisa lari darimu, lagi. jadi aku memutuskan untuk menuliskan kepadamu surat ini.

aku, 
L.

0 comments:

Tell me anything